Cara Membuat Database dengan MySQL

Cara Membuat Database dengan MySQL – Untuk membuat database di MySQL sendiri dapat dilakukan dengan berbagai cara, yaitu membuat database di MySQL lewat cPanel hosting, membuat database melalui Command Prompt, dan membuat database melalui phpMyAdmin. MySQL sendiri merupakan sistem manajemen basis data relasional open source yang bisa berjalan hampir di semua jenis platform seperti UNIX, Linux dan juga Windows. Meski begitu, MySQL lebih dikenal dengan manajemen basis data untuk aplikasi dengan basis web.

Sesuai judul artikel Cara Membuat Database dengan MySQL di atas yang dikutip dari  WIKI  MySQL adalah sebuah implementasi dari sistem manajemen basis data relasional (RDBMS) yang didistribusikan secara gratis di bawah lisensi GPL (General Public License). Setiap pengguna dapat secara bebas menggunakan MySQL, namun dengan batasan perangkat lunak tersebut tidak boleh dijadikan produk turunan yang bersifat komersial. MySQL sebenarnya merupakan turunan salah satu konsep utama dalam basisdata yang telah ada sebelumnya; SQL (Structured Query Language). SQL adalah sebuah konsep pengoperasian basisdata, terutama untuk pemilihan atau seleksi dan pemasukan data, yang memungkinkan pengoperasian data dikerjakan dengan mudah secara otomatis.

Cara Membuat Database dengan MySQL

MySQL memiliki beberapa keistimewaan, antara lain :

  1. Portabilitas. MySQL dapat berjalan stabil pada berbagai sistem operasi seperti Windows, Linux, FreeBSD, Mac Os X Server, Solaris, Amiga, dan masih banyak lagi.
  2. Perangkat lunak sumber terbuka. MySQL didistribusikan sebagai perangkat lunak sumber terbuka, di bawah lisensi GPL sehingga dapat digunakan secara gratis.
  3. Multi-user. MySQL dapat digunakan oleh beberapa pengguna dalam waktu yang bersamaan tanpa mengalami masalah atau konflik.
  4. ‘Performance tuning’, MySQL memiliki kecepatan yang menakjubkan dalam menangani query sederhana, dengan kata lain dapat memproses lebih banyak SQL per satuan waktu.
  5. Ragam tipe data. MySQL memiliki ragam tipe data yang sangat kaya, seperti signed / unsigned integer, float, double, char, text, date, timestamp, dan lain-lain.
  6. Perintah dan Fungsi. MySQL memiliki operator dan fungsi secara penuh yang mendukung perintah Select dan Where dalam perintah (query).
  7. Keamanan. MySQL memiliki beberapa lapisan keamanan seperti level subnetmask, nama host, dan izin akses user dengan sistem perizinan yang mendetail serta sandi terenkripsi.
  8. Skalabilitas dan Pembatasan. MySQL mampu menangani basis data dalam skala besar, dengan jumlah rekaman (records) lebih dari 50 juta dan 60 ribu tabel serta 5 miliar baris. Selain itu batas indeks yang dapat ditampung mencapai 32 indeks pada tiap tabelnya.
  9. Konektivitas. MySQL dapat melakukan koneksi dengan klien menggunakan protokol TCP/IP, Unix soket (UNIX), atau Named Pipes (NT).
  10. Lokalisasi. MySQL dapat mendeteksi pesan kesalahan pada klien dengan menggunakan lebih dari dua puluh bahasa. Meski pun demikian, bahasa Indonesia belum termasuk di dalamnya.
  11. Antar Muka. MySQL memiliki antar muka (interface) terhadap berbagai aplikasi dan bahasa pemrograman dengan menggunakan fungsi API (Application Programming Interface).
  12. Klien dan Peralatan. MySQL dilengkapi dengan berbagai peralatan (tool) yang dapat digunakan untuk administrasi basis data, dan pada setiap peralatan yang ada disertakan petunjuk online.
  13. Struktur tabel. MySQL memiliki struktur tabel yang lebih fleksibel dalam menangani ALTER TABLE, dibandingkan basis data lainnya semacam PostgreSQL ataupun Oracle.

Berikut ini Cara Membuat Database dengan MySQL:

Membuat Database Melalui cPanel

  • Login ke cPanel.
  • Klik menu MySQL Database yang ada di kolom Databases.
  • Masukkan nama database baru di kolom New Database. Setelah itu tekan tombol Create Database untuk membuat yang baru. (pastikan database yang dibuat tidak memiliki nama yang sama dengan database yang sudah ada sebelumnya).
  • Silakan kembali ke halaman sebelumnya dengan menekan tombol paling bawah, yaitu Go Back.
  • Tambahkan user baru di bagian Add New User. Isikan nama user-nya di kolom Username, beserta dengan password di kolom password. Setelah itu, klik tombol Create User.
  • Klik Go Back.
  • Bila database dan user telah dibuat, selanjutnya adalah menambahkan user di database. Di bagian Add User to Database, silakan pilih user dan database lewat menu drop down yang sudah Anda buat sebelumnya. Setelah itu klik tombol Add guna menyimpan perubahan.
  • Centang pilihan All Privileges, setelahnya klik tombol Make Change untuk menyimpan perubahan yang sudah dibuat.

Membuat Database Lewat Command Prompt

Selain cara membuat matabase dengan MySQL di atas kita lanjutkan dengan membuat database lewat command prompt. Ada dua contoh membuat database yang akan dibahas, pertama menggunakan WAMServer dan kedua menggunakan XAMPP, selengkapnya di bawah ini:

WAMServer

Sebelumnya silakan instalasi WAMServer di komputer Anda. setelah itu, jalankan WAMServer, kemudian ikuti langkah-langkah di bawah ini:

  • Buka Command Prompt lewat menu Run dengan cara menekan Logo Windows+R, lalu ketik cmd kemudian tekan Enter.
  • Ketik perintah seperti ini, tanpa tanda kutip “cd c:\wamp64\bin\mysql\mysql5.7.19\bin” lalu tekan Enter.
  • Perintah yang satu ini harus sesuai dengan lokasi Anda menginstal WAMPServer dan juga versi MySQL yang terinstal. Pada contoh yang satu ini kita menginstalnya di direktori c:\ dan versi MySQL 5.7.19. Silakan disesuaikan dengan lokasi instalasi dan juga versi MySQL Anda.
  • Ketik perintah mysql –u root, kemudian Enter.
  • Guna membuat database baru, silakan pakai perintah berikut creat database namadatabaseanda; lalu tekan Enter.
  • Jika ingin menampilkan daftar database, maka silakan ketik perintah show databases.

XAMPP

  • Lakukan instalasi XAMPP pada komputer Anda, kemudian ikuti tutorial XAMPP.
  • Setelah terinstal, silakan jalankan XAMPP lalu klik tombol Start di baris MySQL.
  • Buka Command Prompt, caranya dengan menekan tombol berlogo Windows + R, setelahnya ketik CMD, tekan Enter.
  • Di bagian Command Prompt, ketik perintah “cd c:\xampp\mysql\bin” lalu tekan Enter (jika Anda menginstal XAMPP langsung di C)
  • Lalu, ketik perintah mysql –u root.
  • Untuk membuat database, silakan masukkan perintah Creat Database namadatabaseanda; kemudian tekan Enter.
  • Untuk melihat database yang telah dibuat, silakan ketik perintah show databases; kemudian Enter.

Pilihan Ketiga, Membuat Database Lewat phpMyAdmin

Bila Anda tidak terbiasa dengan perintah command prompt, cara lain untuk membuat database di localhost dapat dilakukan lewat phpMyAdmin. Silakan ikuti langkah-langkah di bawah ini:

Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal XAMMP atau WAMServer.

  • Jalankan service Apache dan MySQL di XAMPP dengan cara menekan tombol Start.
  • Di browser database, silakan klik New. Masukkan nama database yang diinginkan, kemudian klik Create.
  • Nantinya akan terlihat database yang telah Anda buat di menu sebelah kiri.

Di langkah ini proses pembuatan database sudah dinilai berhasil. Cara ini akan berguna saat Anda melakukan instalasi WordPress pada localhost.

Itulah sejumlah cara yang bisa Anda ikuti untuk Cara Membuat Database dengan MySQL. Semoga bermanfaat.

Untuk belajar database lebih lanjut silahkan menghubungi kami di:
Training Center – Kampus NF, Jl. Lenteng Agung Raya No. 20-21
Srengseng Sawah – Jagakarsa, Jakarta Selatan 12640
Tel. 021-7874223, 7874224
WA. 081296421595
Informasi lebih lanjut silahkan klik >> www.nurulfikri.com
registrasi kontak