Bimbingan TIK untuk Tenaga Pendidik

Bimbingan TIK untuk Tenaga Pendidik Pada era globalisasi saat ini sangat diperlukan sumber daya manusia yang memiliki keterampilan dan pemahaman akan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK).

Tujuannya untuk melakukan dan menyelesaikan pekerjaan kantor dengan efektif, efisien, akurat dan cepat. Salah satu penunjang demi mewujudkan hal tersebut adalah membekali setiap SDM dengan pengetahuan tentang penggunaan aplikasi perkantoran dengan baik dan benar.

Penggunaan TIK merupakan salah satu keahlian yang harus dimiliki oleh pegawai Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Karena itu, unit kerja di lingkungan Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Pendidikan Menengah mengadakan bimbingan teknis dengan mengundang instruktur dari STT Terpadu Nurul Fikri. Kegiatan diselenggarakan di Cipayung, Bogor pada tanggal 22-24 Oktober 2014.

“Segenap SDM bagian tata usaha harus mempelajari secara optimal Microsoft Word, Excel, Power Point dan email. Karena banyak fitur yang belum digali secara maksimal. Jangan sampai SDM pusat waktu dikirim ke daerah kalah kemampuannya dalam bidang TIK,” jelas Mora Saragih Harahap, Kepala Sub-bagian TU, saat membuka acara.

Bimbingan teknis diselenggarakan dalam rangka meningkatkan kapasitas para staf Direktorat Pembinaan PTK agar lebih memahami dan mengenal alat-alat informasi dan komunikasi berbasis teknologi. Selain itu, mampu memahami dengan jelas bagaimana perilaku yang benar dalam mengoperasionalkan alat informasi dan komunikasi itu.

Kegiatan ini diikuti dari beberapa bagian, antara lain Direktorat Pembinaan PTK, Direktorat Pendidikan Tinggi, Biro Kepegawaian, Sekretariat Ditjen Dikmen, Badan PSDMP dan PMP, Sekretariat Ditjen Dikdas, dan PAUDNI Kemendikbud. Total peserta sebanyak 30 orang.

“STT-NF sudah lama bekerjasama dengan Kemendikbud untuk meningkatkan kapasitas pegawai. Semoga kerjasama ini terus berlanjut dan layanan pendidikan di Indonesia semakin berkualitas,” ujar Yatno, Kepala Bagian Promosi dan Penjualan STT-NF. Kegiatan diawali dengan pre-test dan diakhiri dengan post-test agar menghasilkan peningkatan kompetensi peserta yang menggembirakan.

Share